Momen Terbaik Bersama Sahabat (Part 1)

Lima belas tahun adalah persahabatan terlama yang sudah saya jalin hingga saat ini, yaitu dengan sahabat kala duduk di Sekolah Menengah Pertama. Ada juga sahabat-sahabat saya dari circle yang berbeda (teman kampus & kosan), usia persahabatan kami kini memasuki tahun ke sepuluh.

Dengan jumlah tahun-tahun yang sudah terlewati, pasti banyak momen yang terjadi di antara saya dan sahabat-sahabat saya. Baik itu kejadian menyenangkan, menyedihkan, membuat emosi, bahkan membuat terharu. Ya, semua hal tersebut tidak mudah untuk dilewati, persahabatan juga pasti melewati banyak proses yang ngga enak hingga pada akhirnya menjadi enak (?)

Berikut saya ingin membagikan beberapa momen terbaik bersama sahabat saya,

  1. Tahun 2000 – Camping Pramuka

Sahabat-sahabat saya orangnya lucu-lucu dan jauh dari kata kalem. Kalau bersama mereka bawaannya ‘menggila’. Yup, acara api unggun pun diwarnai dengan suara emas kami yang menyanyikan lagu ‘Ku Bahagia’, salah satu soundtrack film Indonesia yang nge-hits pada waktu itu, ‘Ada Apa dengan Cinta’, dinyanyikan dengan pede tingkat tinggi dan tidak tahu malu haha.

  1. Tahun 2000 – Agro Industri

Ini pelajaran cihuy, sekarang sepertinya sudah tidak ada lagi ya? Jadi seperti kelas memasak gitu, tapi dikerjakan di rumah salah satu anggota kelompok, bukan di sekolah. Cukup hasilnya saja yang dibawa ke sekolah. Vina pasti selalu menjadi tuan rumah setiap kali kami ingin masak-masak, membuat selai nenas, cornflakes, dan lain sebagainya. Selain itu, kami senang ke rumah Vina karena tantenya Vina pintar masak, masakannya enak-enak, kami pun ketagihan haha.

  1. Tahun 2001 – Perpustakaan

Nongkrong di perpustakaan ketemu gebetan dan ngusilin abang-abang SMA. Setiap ada cowok SMA yang lewat, “Bang retsletingnya kebuka…” lalu setelah semua abang-abang itu menunduk ke celana masing-masing, kami pun tertawa sampai sakit perut, untung ngga dijitak. Haha.

  1. Tahun 2001 – Cinta Alam

Ini juga kocak, kalian pernah ngga pipis celana? Pasti pernah. Kalau pipis celana di ruangan/kamarnya guru pernah? Sepertinya cuma saya ya. HAHA. Jadi gini, Cinta Alam itu adalah nama lokasi retreat sekolah kami. Tempat retreat biasanya kan memiliki banyak kamar kayak di asrama gitu, ada aulanya juga, plus capel. Nah, setelah doa bareng di capel, anak-anak kembali ke kamar masing-masing. Saya dan teman saya Ella tidak sengaja ketemu dengan salah satu guru di jalan, Ella diminta tolong untuk membawakan teko berisi air ke kamarnya guru tersebut. Sedangkan guru itu masih harus rapat dengan guru-guru yang lain untuk membicarakan kegiatan besok. Ella mengajak saya untuk menemaninya. Tiba di kamar guru, kondisinya saat itu adalah saya memang sudah kebelet pipis, dan disayangkan sekali Ella membuat lelucon lucu di saat yang tidak tepat. Saya sudah sangat ingin pipis, nahasnya, pintu toilet guru tersebut tidak bisa dibuka, alam berkonspirasi membuat saya… pipis… celana… di situ. Matik. Ella ketawa parah, sementara saya langsung keluar kamar dengan muka merah dan malu. Fiuh *jewer Ella*

  1. Tahun 2002 – Perpisahan

Kami benar-benar tidak ada habisnya untuk mempermalukan diri sendiri. Untuk acara perpisahan, entah ide dari siapa, kami mengisinya dengan ‘Modern Dance’, tapi ketika kami tampil, sangat sulit mengatakan itu adalah sebuah tarian moderen. Karena kebanyakan dari yang menonton malah tertawa, bahkan ada yang nyeletuk “Kalian sebenarnya mau nari atau ngelawak sih? Haha” Ya kalau bisa sekalian dua-duanya, kenapa ngga kan ya? LOL

(bersambung…)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s