(Part 1) Liburan Bali : Forum Jalan2

IMG_20160818_160430Akhirnya menginjakkan kaki juga di Pulau Dewata. Keinginan yang sudah ada sejak lama tapi baru bisa terwujud, bersama sahabat kuliah saya, Wiwi. Hanya berdua saja, berangkat dari Jakarta dengan sejuta kekhawatiran haha.

Sejarahnya, Februari yang lalu saya dan keempat sahabat saya merencanakan perjalanan ke Bali. Seiring berjalannya waktu, yang bisa berangkat hanya dua orang, saya dan Wiwi. Tiga orang lainnya tidak mendapatkan izin cuti dari kantornya masing-masing. Dan kami berdua ini sama sekali belum pernah ke Bali, berbeda dengan tiga sahabat saya lainnya, mereka sudah pernah ke sana sebelumnya.

Singkat cerita, saya dan Wiwi cukup kelimpungan mencari penginapan di H-1 keberangkatan kami karena baru saja mendapatkan kabar dari sahabat saya yang tidak diizinkan cuti itu adalah pada H-2 nya. Setelah dicari sana-sini, baik dari web tripadvisor, agoda, akhirnya masalah penginapan ketemu jalan keluarnya pada sore hari tanggal 15 Agustus. Kami menginap selama 5 hari di Palloma Hotel Kuta, setelah mendapat diskon dari Tiket.com karena ulang tahunnya yang ke-5, hotel ini jadi terasa cukup terjangkau untuk jenis kamar superior double bed lengkap dengan AC, air panas dan dinging, free wifi, sarapan, dan kolam renang. Harga kamar perharinya jadi Rp. 135.000,-

yomihanna

Tampak Luar Palloma Hotel Kuta

Oke, setelah beres masalah penginapan, masih ada masalah lainnya. Kami sangat berpikir keras masalah transportasi selama di Bali. Kami tidak bisa menyetir mobil ataupun mengendarai motor. Lengkap sudahlah bisa dipastikan kami akan terlunta-lunta di Bali sana. Sebenarnya paling gampang adalah menyewa mobil plus sopirnya, tapi tentu saja itu tidak murah, secara yang bisa pergi jadinya hanya dua orang. Seketika semua perhitungan jadi mahal, yang tadinya bisa dibagi 5 orang kini harus dibagi 2 orang saja.

Tiba-tiba saya ingat dulu teman saya pernah membahas soal ‘share cost’, katanya ini adalah metode yang dipakai untuk menghemat perjalanan. Jadi, teman yang mungkin sendiri atau dua orang dengan destinasi dan waktu yang sama bisa bergabung dengan teman lainnya yang juga sendiri atau dua orang untuk melakukan perjalanan sehingga pembagian sewa transportasinya jadi lebih murah.

Lalu saya browsing di google apakah ada teman lainnya yang akan ke Bali pada waktu yang sama dengan saya. Akhirnya saya menemukan satu postingan bulan lalu (28 Juni) tentang share cost dengan judul “Cari teman sharing cost Bali tgl 16-20 agustus 2016” di Forum Jalan2. Jujur, sebenarnya saya tidak pernah bergabung di forum tersebut sebelumnya, tapi google yang menghantarkan saya ke sana. Saya langsung sign up akun di forum itu. Meski di awal sempat ragu karena postingan tersebut bukanlah postingan yang baru, bisa saja sebenarnya dia sudah tidak membutuhkan teman lagi atau bisa jadi ada perubahan lainnya. Tapi saya beranikan saja untuk bertanya apakah masih available buat bergabung. Dan ternyata masih bisa, yeah, masih bisa!

Hari pertama, saya dan Wiwi bertemu dengan 4 teman baru (dari Forum Jalan2) di Bali. Tiga di antaranya (Tina, Elvi, Elling) berasal dari Sampit, Kalimantan Tengah yang bekerja sebagai perawat di salah satu rumah sakit di daerah mereka. Nah, kalau Nenang memang lahir dan besar di Bali, dia adalah sepupunya Elvi dan Elling.

13962566_10210609370735073_1331918318395783044_n

Kiri – Kanan : Elling, Wiwi, Saya, Tina, Nenang, dan Elvi

Hari pertama kami menyewa 3 motor untuk mengelilingi daerah Ubud dan sekitarnya, saya dan Wiwi dibonceng, sewa satu motor sehari hanya Rp. 50.000,- saja. Perjalanan dari penginapan ke Ubud cukup jauh, kurang lebih dua jam. Tapi seru karena bisa langsung memandang alam dan merasakan hawa Bali dari atas motor.

Siangnya kami makan di Warung Babi Guling Bu Oka 3, katanya sih ini lumayan hits di Bali. Harganya satu porsinya lumayan mahal, dan menurut saya rasanya biasa saja, datar dan tidak ada gejolak apapun yang saya rasakan #ealah, mungkin tidak sesuai dengan lidah saya juga. Malahan saya rasa lebih enak Babi Panggang Karo haha

14051664_10210608061702348_7483330378266821204_n

Karena kita berangkatnya memang sudah kesiangan, ditambah perjalanan yang jauh, kita hanya melewati Pasar Ubud lalu langsung jalan lagi menuju Air Terjun Tegenungan, Gianyar. Uang masuk untuk turis lokal cukup murah, hanya Rp. 10.000,- saja. Dari tempat pembelian tiket hingga ke lokasi air terjunnya harus melewati anak tangga menurun dengan jumlah yang cukup banyak, saya dan Wiwi tidak mandi karena kita memang tidak membawa pakaian ganti. Tapi kalau teman-teman mau nyebur mandi-mandi boleh saja tapi jangan lupa untuk membawa handuk dan pakaian ganti. Nah, di saat mau pulang, baru terasa perjuangannya. Naik tangga yang lumayan jumlahnya, sampai harus berhenti di tengah jalan beberapa kali karena ngos-ngosan, mungkin karena faktor U juga haha. Dalam hati membatin, next time mungkin ngga akan ke sini lagi, saking capeknya. LOL

air terjun tegenungan

Setelah dari air terjun, karena sudah sore kita memutuskan untuk kembali ke Kuta dan melihat aktivitas orang-orang sekitar Legian. Banyak bule yang berkeliaran, clubbing, nongkrong, dan kondisinya ramai sekali.

Itulah cerita perjalanan di hari pertama, tanggal 17 Agustus 2016. Oia, pas sekali dengan hari kemerdekaan Indonesia. Merdeka!!! Merdeka!!! 🙂

Iklan

Satu pemikiran pada “(Part 1) Liburan Bali : Forum Jalan2

  1. Ping balik: (Part 3) Liburan Bali : Sunset & 5 km – Joyful. Rejoice. Happy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s