Menjadi Motivator untuk Diri Sendiri

Sepertinya tidak ada manusia yang tidak pernah memiliki masalah, bahkan bayi saja punya, mereka tidak bisa mengganti popoknya sendiri (?)

Kita diciptakan bukan untuk hidup dengan tenang tanpa masalah sedikitpun, pasti adaaaa aja yang namanya masalah. Entah itu masalah kecil misalnya serangan tanggal tua, atau masalah besar seperti kehilangan harta tujuh turunan karena digondol maling. Sesungguhnya, ukuran besar atau kecilnya masalah tergantung dari apa yang digantung sih.. eh maksud saya, tergantung dari pribadi masing-masing orang. Soalnya, beda orang, beda pula reaksinya menghadapi sebuah masalah.

Contohnya, ada nih perempuan yang diselingkuhin pacarnya, dia menjadi stress berat, nangis terus-menerus, serta merasa hidupnya hampir kiamat, baginya masalah ini adalah masalah yang sangat besar. Sedangkan, ada perempuan lain, yang diselingkuhin juga, tapi dia tenang-tenang aja setelah puas menampar, menonjok, menendang pacarnya yang selingkuh lalu mengucapkan kata putus, justru malah bersyukur karena merasa sudah terselamatkan dari pria buaya darat yang hampir saja menjadi suaminya.

Sesungguhnya, siapa yang bisa menyelesaikan masalah kita? Orangtua? Saudara? Teman? Motivator?

Ya siapa lagi kalau bukan diri kita sendiri. Jangan mengharapkan orang lain untuk menyelesaikan semua masalah kamu. Kita boleh saja dibantu, tapi jangan sampai terlena. Kecuali bayi ya haha. Karena sejauh apapun orang lain ikut membantu mencari solusi buat kita, keyakinan dan pemahaman tentang ‘setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, ngga mungkin ngga ada’ itu harus tertanam di dalam diri kita sendiri. Mengharapkan manusia juga cenderung mengecewakan, ya namanya juga manusia pasti mempunyai keterbatasan.

Ada saatnya kita sudah berpikir keras tapi ternyata masalah yang datang semakin rumit dan bertambah banyak, rasanya sudah ngga sanggup, harus bagaimana jadinya?

Berdoa, berusaha semangat, sabar, dan taat sama maunya Tuhan. Udah itu aja. Ngga percaya? Ya coba aja hehe.

Jadi, apakah kamu sekarang sedang berada di dalam masalah?

Iklan

2 pemikiran pada “Menjadi Motivator untuk Diri Sendiri

  1. yg pasti jangan lupa untuk bersyukur, dapat masalah selalu mikir apa masalah seperti yg aku alamin ini hanya aku yg alamin? atau mungkin ada yg lebih parah dari yg aku alamin. .

    habis mikir gitu biasanya lanjut makan atau tidur, terus agak mendingan hehehe

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s