Jika Pergi dan Tak Tahu Arah Jalan Pulang

3975067535_3856f9c514_b

Sumber : Shutterstock

Saya suka caranya Tuhan memberi pengertian. Tidak dengan kata-kata tapi dengan nyata-nyata. Membuat otak pintar menjadi tak kelihatan pintar, karena mendadak banyak hal yang menjadi tak dimengerti.

Jelas Tuhan mau kita untuk sadar. Bahwa jika DIA mau kita kebingungan, ya kita pasti kebingungan. Jika DIA mau kita nyasar, ya kita pasti nyasar. Masalahnya, Tuhan maunya kita kebingungan dan tahu harusnya tanya ke siapa. Lalu Tuhan maunya kita nyasar dan tahu harusnya kembali ke jalan yang mana. Karena di dalam ketidakmengertian kita, Tuhan sisipkan hati nurani, yang bisa menuntun kita ke mana harusnya kita berada. Tapi sayang, tidak banyak yang menggunakannya. Mungkin ada yang tidak menyangka kalau ternyata punya hati nurani, malah marah-marah karena dikira Tuhan tidak sayang dan sengaja menjerumuskannya.

Memang kebanyakan manusia itu tukang tuntut, maunya yang enak-enak saja, yang buruk-buruk mah lebih baik tidak. Kalau bisa jalan yang lurus, kenapa harus ada jalan yang berkelok? Kan jadi buat capek, kan bisa buang-buang energi.

Ya kalau terlalu cerdas begini, kritis tapi pemalas.Bertanya banyak hal, tapi tak mencoba menelaah sekalian. Maunya langsung kesimpulan, tanpa tahu apa maksudnya.

Berkali-kali saya pernah jatuh dengan pertanyaan yang menuding Tuhan karena telah bersikap tidak adil pada saya.

Kenapa dia dengan mudahnya, tapi saya susahnya minta ampun?

Kenapa saya begini sedangkan dia begitu? Tuhan pilih kasih ya?

Saya terlalu cerdas mengkritisi Tuhan, seolah sayalah yang paling tahu bahwa harusnya DIA tidak melakukan itu pada saya. Nyatanya, Tuhan sangat paham dengan apa yang DIA perbuat. Kenapa DIA menjadikan saya seperti ini, dan oranglain seperti itu. Tuhan tidak bodoh, tidak juga jahat. DIA hanya Maha Tahu.

Setelah berlalu, beberapa hal yang terlewati pun menjadi lebih jelas, ternyata maksud Tuhan baik. DIA mau agar senyasar-nyasarnya hidup saya, saya tidak lupa untuk tetap mengandalkan DIA guna menuntun saya kembali ke jalan yang benar.

Mazmur 32:8 “Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.”

Ya, ini karena Tuhan mengasihi saya dan kamu juga 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s